Sains & Teknologi Pelajar SMP Ciptakan Obat Luka Diabetes

Sabtu, 12 Mei 2012

Pelajar SMP Ciptakan Obat Luka Diabetes

Siswa SMP asal Indonesia berhasil menemukan abat penawar luka bagi penderita kencing manis (Diabetes Melletus). Pelajar tersebut bernama Fialdy Josua Pattiradjawane, pelajar kelas II SMP Yayasan Chandra Kesuma School, kecamatan Percut Sei Tuan, Medan.

Dengan judul penelitiannya, "Chitosan Defies Death" yang berarti "Penangkal Kematian", Fialdy melakukan penilitian terhadap cangkang (kulit) belangkas (kepiting ladam).
Setelah melalui proses demirulralisasi, deprotemisasi dan diasetilasi ternyata cangkang belangkas dapat dipergunakan untuk penyembuhan luka kering pada penderita diabetes.

Dalam melakukan riset ini, ia dapat bimbingan dari Prof. Harri Agusnar, Guru Besar bidang Kimia Lingkungan Universitas Sumatera Utara (USU). Dalam riset Fialdy juga menggunakan fasilitas laboratorium F-MIPA USU. Hasil temuannya ini telah diujicobakan kepada tujuh orang pasien sekaligus relawan penderita dengan luka kering akibat diabetes.

Hasilnya, pasien yang menggunakan salep terbuat dari bahan dasar cangkang belangkas itu berhasil sembuh dari luka tersebut.

Selain itu, salep belangkas tersebut juga dapat menyembuhkan luka basah dan luka gas akibat terkena bakteri.

Dari riset tersebut, putra dari pasangan suami istri Egi Pattiradjawane dengan drg Annita memperoleh medali perunggu pada even International Conference of Young  Scientist ke 19 bidang Biologi di Nijmegen Belanda, pada awal tahun 2012.

Bahkan, hasil karya Fialdy itu pernah diikutsertakan pada even Intrenational Conference Of Young Scientists ke 18 di Moskow di bidang ekologi dan berhasil meraih prestasi Special Award For The Best Presentation Skill.

Sementara itu, pelajar SMA Chandra Kesuma lainnya, Steven Sinatra juga berencana akan mengikuti kontes di Asia Pacific Conference Of Young Scienetist pada September 2012 di Palangkaraya.

Jasad Pilot Sukhoi Ditemukan Utuh



VIVAnews - Satu jenazah yang diduga kuat milik pilot Sukhoi Superjet 100, Alexander Yablontsev akhirnya ditemukan. Ini merupakan satu-satunya jasad korban yang ditemukan dalam kondisi utuh. 

"Jasad pilot berhasil ditemukan dalam kondisi utuh. Ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB," kata seorang anggota Tim SAR dari Kopassus di lapangan Helipad, Pasir Pogor, Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, Sabtu 12 Mei 2012. 

Pantauan VIVAnews, dari sekian banyak kantong jenazah yang sudah dievakuasi dan diterbangkan ke Jakarta, hanya jasad pilot inilah yang bentuk dari luar terlihat masih utuh. Kantong jenazahnya juga terlihat lekukan bentuk tubuh pada umumnya. 

Dugaan jasad yang ditemukan ini milik sang pilot adalah dari pakaian yang dikenakan. "Ini terlihat dari pakaian yang dipakai. Jenazahnya tidak hancur," kata petugas Tim SAR yang enggan disebut namanya. 

Saat ini, jasad pilot senior yang memiliki memiliki lebih dari 14 ribu jam terbang itu sudah diangkut helikopter Tim SAR menuju Lanud Halim Perdanakusuma. Sebanyak 1.300 jam terbang didapat Yablonstsev bersama Sukhoi Superjet 100. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...