Ditahan Polisi Karena Menggigit Ular

Jumat, 09 September 2011


PAMEO anjing menggigit manusia bukan berita tapi manusia menggigit anjing baru berita, berlaku untuk David Senk.
David Senk, 54, warga kota Sacramento, California, Amerika Serikat menjadi buah bibir warga setempat setelah ditahan polisi setempat.  Senk ditahan setelah dua kali menggigit seekor ular piton peliharaan hingga luka parah.
Polisi menangkap pria ini setelah mendapat panggilan dari kawasan utara kota tersebut. Saat tiba di lokasi, polisi menemukan Senk tergeletak dan seorang saksi mata menudingnya telah menggigit si ular sebanyak dua kali.
Polisi kemudian membawa Senk dan mengirim si ular ke Layanan Perawatan Hewan karena kehilangan beberapa tulang rusuk. Polisi kemudian menahan Senk dengan tuduhan memotong atau memutilasi seekor reptil.
Ketika ditemui wartawan media lokal di tahanan, Senk mengaku lupa atas kejadian itu. “Saya melakukan apa?” tanya Senk terkejut saat ditanya alasannya menggigit ular piton yang malang itu.
“Jika Anda menemukan pemiliknya, sampaikan permintaan maaf saya. Saya akan membantunya membayar biaya pengobatan peliharaannya,” lanjut Senk.
Dalam wawancara itu terkuak bahwa Senk tengah mabuk di malam ketika insiden itu terjadi.
Lalu bagaimana dengan kondisi ular piton korban gigitan Senk? Menurut petugas Layanan Perawatan Hewan, kondisi ular piton itu sudah membaik.
“Ular itu sudah membaik. Kami melakukan pembedahan dan saya pikir kami telah menyelamatkan nyawanya,” kata manajer Layanan Perawatan Hewan, Gina Knepp kepada BBC.
Sebelum pembedahan dilakukan, Knepp menjelaskan, gigitan Senk membuat luka yang cukup lebar di tubuh ular sepanjang satu meter itu. “Lukanya cukup lebar sehingga kami bisa melihat hati si ular,” papar Knepp.
Sayangnya, hingga kini belum ada satu orang pun yang mengaku menjadi pemilik ular tersebut. 

Layanan Sex di Udara: Orgasme Sampai ke Langit!

Layanan Sex di Udara: Orgasme Sampai ke Langit!

AMSTERDAM (Pos Kota) – Judul di atas bukan sekedar kiasan, tapi bisa jadi kenyataan. Seperti kurang tempat untuk jasa sex komersil, sebuah perusahaan escort Belanda membuka layanan baru: sex di udara.
Untuk mempopulerkan servis ini, sang perusahaan membuat sayembara di mana setiap orang bisa bercerita, berdasar pengalaman pribadi, tentang tempat-tempat paling seru untuk bercinta. Misalnya: di ruang ganti baju di sebuah toko, di gudang, di kantor dan lain-lain.
Sekalipun penyelenggaranya adalah sebuah perusahaan jasa sex komersil di Belanda, bukan berarti pesertanya harus dari negeri kincir angin, lapor Radio Belanda, RNW. Dus, siapa saja bisa ikut. Sang pemenang nantinya bisa menikmati hadiah menumpang pesawat jet khusus sambil ‘ditemani seseorang’.
Hadiah juga bisa disesuaikan dengan identitas sexual pemenang, selama tidak melanggar hukum. Dengan kata lain, Girls Company tak membatasi pada peserta heterosexual, tapi juga homosexual.
KAMPANYE
“Langkah ini diambil sebagai jawaban kekesalan karena bisnis kerap dipandang negatif,” ujar Direktur Perusahaan, Wouter van der Heijden, seperti dimuat oleh harian de Telegraaf. Belakangan di Belanda, usaha jasa sex komersil sering dituduh terlibat perdagangan manusia.
Lagipula, imbuhnya lagi, mereka yang gemar dengan layanan perempuan/lelaki panggilan, merasa pengalaman menikmati sex di udara bakal luar biasa.
Wouter sedikit menyombong dengan menyebut sayembara ini pertama kali di dunia. Namun ia tak menyanggah layanan jasa sex dengan memakai pesawat terbang sudah pernah dilakukan di negara lain. Perusahaan di Amerika Serikat terlebih dulu membuka servis semacam itu.
PILOT SULIT KONSENTRASI

Inggris sempat menyediakan layanan tersebut, tapi lalu dilarang oleh dinas lalu lintas penerbangan, karena membahayakan keselamatan: pilot tak bisa konsentrasi.
“Di Inggris jasa tersebut diberikan di dalam pesawat kecil berbaling-baling. Ruang antara pilot dan kabin penumpang cuma dibatasi gorden. Kami nantinya berbeda, ini pesawat dengan kabin delapan penumpang,” ujar Wouter van der Heijden seperti dikutip de Telegraaf.
PAKET STANDAR

Belum tahu apakah sayembara tersebut bisa menjadi penglaris layanan terbaru perusaahan sex komersil di kota Amsterdam tersebut. Harga sex di udara dibandrol 6000 Euro sekali jalan. Pesawat akan terbang berputar-putar di atas wilayah udara Belanda. Oiya, 6000 Euro atau setara dengan Rp.72 juta . Itu baru paket standar. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...